Breaking NewsDeli SerdangKeluhan Warga

Viral Di Akun Amel RGG, Tuding Bilal Nakal Dan Pencurian Uang Sholawat

865
×

Viral Di Akun Amel RGG, Tuding Bilal Nakal Dan Pencurian Uang Sholawat

Sebarkan artikel ini

Deli Serdang, informasiRakyat.com

Viral Di Akun Amel RGG, Bilal2 Nakal Dan pencurian Uang Sholawat, malu bu, malu.

Masih ciutan di akun yang sama, idiots begini, sebenarnya pak Kades sdh tau ttng maraknya ttng bilal ini, tetapi pak Kades diam dan menunggu warga untuk buka suara? dan akhirnya bisul pak Kades pun pecah dan lengah dan itu bukan cuman isu tetapi emang nyata.

Masih cuitan di akun yang sama, ahli musibah harus membayar tukang gali kuburan dan bilal hrs dipatokkan yang memberatkan ahli musibah, bilal laki laki 3 orang dan bilal perempuan 2 orang, tapi dipatokkan harga 400 ribu, ada yg 500 ribu , pada hal bilal sudah dapat uang THR 15.000 per kepala, coba kalian kalikan?.

Masih banyak lagi isi cuitan diakun yang sama, tudingan dialamatkan kepada bilal mayit dan penggali kuburan.

Tim awak media ini pada ( 17/01 ) melakukan penelusuran kebenaran informasi dimaksud ke bilal mayit.

Kepada kami, bilal mayat tersebut mengaku tidak terima tudingan dimaksud, karena tidak pernah melalukukan hal dimaksud.

Soal kutipan Rp 15.000 per kepala, kami tidak pernah melakukan, yang kami ketahui, kabarnya uang kutipan THR tersebut diserahkan ke Pajak pihak desa, ujar bilal mayit yang tidak disebutkan jati dirinya.

Intinya kami tidak pernah melakulannya seperti di facebook.

Jadi kami tidak terima, kami dikatakan bilal nakal dan pencurian uang sholawat kami keberatan dituduh mencuri uang sholawat.

Nama baik kami sudah tercoreng karena itu, diminta kepada pemilik akun tersebut membersihkan nama baik kami, terang bilal mayit dimakasud.

Di tempat terpisah, Kades Tumpatan Nibung Surianto atau aceng sapaan akrabnya saat dikonfirmasi via telp whatsApp, mengaku sudah memanggil para bilal mayit.

Dipertemuan tersebut, Kades Tumpatan Nibung Surianto saat dikonfirmasi via telp wathsApp mengatakan ini kesalah pahaman saja.

Dan saya juga sudah meminta maaf kepada bilal mayit, kata Kades.

Saat ditanya kenapa tidak ditelusuri terlebih dahulu kebenaran informasi, kenapa langsung dibuat media sosial ( medsos ), lantas Kades bilang, saya sudah panggil bilal mayit dan penggali kubur, kepada mereka saya minta maaf. ( Tim PWRI ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *